Tuesday, January 27, 2009

ZIKIR

...wa aqimmu sholla li dzikri........

Tuhan memiliki nama-nama yang indah, nama-namaNya yang disebutkan di awal adalah Maha Pengasih dan Penyayang...jadi.secara alami Kasih Sayang adalah hal yang mutlak bagi Tuhan, dan bagi yang "telah fanatik" terhadap Tuhan...... 

Fanatik ? Ya fanatik terhadap Tuhan yang dia sembah, bukan sekedar fanatik terhadap "Label Agama" tertentu saja... tidak hanya muslim, namun juga bagi pemeluk agama lain.....

Fanatik adalah tidak hanya melalui mulut, namun yang lebih penting adalah .....inna sholati, wa nusuki...wa mahyaya..wamammati... dalam amal perbuatan, bukan amal pembicaraan...

Kefanatikan dalam islam adalah hidup hanya untuk beribadah...bukan lainnya... 

...sambil berdiri, duduk dan berbaring selalu zikir.... bahkan di dalam tidurpun kalau "bisa" ya zikir...

diawal zikir, dimulai dengan munajat, penyampaian maksud dari zikir....ditengah zikir kita khusuk "tenggelam dan terbawa arus " zikir..............diujung zikir, kita munajat.."berdialog"...menyampaikan dengan "segala kerendahan diri" dan ketidak berdayaan kepada Sang Penguasa Takdir....

berapa banyak harusnya kita berzikir ? 3 kali ? 7 kali ? 99 kali? menurut Nabi SAW dalam hadist qudsi,............jika hambaKu beribadah hingga aku mencintainya, maka..ucapan, dan tindakannya adalah ucapan, tindakan Ku...(red..kurang lebih isinya seperti itu)....jadi batasan zikir kita adalah .....hingga Aku mencintainya......

bila sudah dicintai artinya Kun Fayakun ! Kita berdoa, saat itu juga terkabul!

Nggak percaya ? Lakum dinukum waliyadin..

dalam zikir "seakan-akan" kita dibawa melalui suatu "jalan" dan melewati "perhentian" demi "perhentian" hingga ke suatu "tempat" yang memang diperuntukkan untuk tempat munajat..

jauh tidaknya jalan yang kita tempuh tergantung dari maksud zikir kita, ada yang membutuhkan zikir sebentar, ada yang hingga 1 jam, bahkan ada yang hingga 40 hari... (ref Nabi Musa As)

jadi kalau kita berdoa hanya mengucapkan doa / berzikir  sebanyak 3 kali setiap selesai sholat, maka silahkan hitung sendiri kapan sampainya kita di tempat yang seharusnya.......belum lagi "beratnya dosa/kesalahan" yang masih selalu kita bawa....menyebabkan perjalanan kita tidak secepat yang kita inginkan..... "kurangi beban di pos pertobatan"..kemudian lanjutkan perjalanan anda... dan jangan "beratkan" perjalanan dengan menambah "beban baru"....

sebaik-baik zikir adalah La ilaha ilallah...karena zikir tersebut adalah "kenderaan tercepat" yang akan membawa kita ke tempat perhentian yang pertama, selanjutnya akan diberikan "kendaraan" zikir lainnya guna melanjutkan sisa perjalanan yang harus ditempuh... zikir apa yang akan diberikan, tergantung dari rejeki (hak) anda masing-masing..

itu mungkin banyak aliran / tarikat / mazhab dalam Islam yang telah "ditemukan" oleh ulama jaman dulu, sebagai "rute perjalanan" menuju Tuhan.... 
 
rute tercepat ya punya Nabi Pamungkas SAW, dalam semalam dah nyampai...

selama menempuh perjalanan maka akan banyak pemandangan "yang belum pernah dilihat mata dan belum pernah terdengar oleh telinga..." sehingga bila pengalaman tersebut disampaikan kepada orang lain maka reaksinya adalah antara percaya nggak percaya...... ragu-ragu.. lha wong di Al Qur'an ngga ada... 

Al Qur an khan sebatas halaman depan sebuah buku, untuk membaca isinya ya harus dibaca dan dicari maknanya bukan sebatas artinya saja.... 

misal Alif Lam Mim, artinya ya huruf Alif, Lam dan Mim, maknanya.....ya panjaaaaang....dah beberapa bulan belum nyampai ujungnya......

zikirlah pada saat berdiri, duduk dan berbaring..... sehingga kalimat...tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada Ku...menjadi pas.....

Selamat menikmati "perjalanan" anda!


--sambil menikmati sejuknya semilir angin laut--

 



Tuesday, January 20, 2009

Shalat tiang agama......................

Shalat adalah tiang agama...

jika agama adalah bangunan maka shalat adalah tiangnya, 
semua bangunan tentu membutuhkan pondasi, 
beruntunglah anda yang mendirikan bangunan di atas tanah yang padat,

bagaimana seandainya mendirikan bangunan di :
  1. tanah yang berlumpur?
  2. tanah rawa ?
  3. tanah gambut ?
  4. tanah berpasir ?
jika bangunan yang dimaksud adalah rumah,
tiangnya adalah shalat,
temboknya ?
atapnya ?
luasnya berapa kali berapa ?
ada AC nya ?
bagaimana dengan pintu, jendela dan penerangannya?
ada meja kursi ?

seindah apapun rumahnya, bangunannya, furniturnya, dlsbnya,
jika pondasi tidak kokoh maka bangunan akan rawan gempa, 

sebesar apapun rumahnya, bangunannya, dan tiangnya, 
jika pondasi tidak kokoh maka bangunan akan rawan gempa, 

fondasi juga penting, jangan buru-buru mendirikan tiang,
jika fondasi belum selesai dikerjakan,

shalat no 2 saudaraku, 
no 1 nya adalah...................... syahadat.

jika shalat adalah tiang, 
maka syahadat adalah fondasinya,

mengucapkan dua kalimah syahadat adalah ibarat "judul" sebuat buku,
masih banyak "halaman-halaman" didalamnya,
apa artinya "membaca" judul sebuah buku dan mengabaikan isi di dalamnya? 

syahadat adalah kesaksian, 
kesaksian mulut?
kesaksian akal?
kesaksian mata?
kesaksian hati?

kesaksian lahir?
kesaksian batin?

kesaksian di timur?
kesaksian di barat?
kesaksian di utara?
kesaksian di selatan?

kesaksian kebesaran Tuhan di alam amarah?
kesaksian kebesaran Tuhan di alam lawammah?
kesaksian kebesaran Tuhan di alam muthma'inah?
kesaksian kebesaran Tuhan di alam sufiyah?

kesaksian yang mana ada dalam diriku? dirimu? diri kita? 

tiada tuhan selain uang, atau tiada tuhan selain Allah?
keuangan yang maha kuasa atau Ketuhanan yang Maha Esa ?

gunakanlah waktumu, tenagamu, semangatmu, dan usiamu,
gunakanlah rasa cintamu, rasa sedihmu, rasa marahmu, dan rasa sakitmu,
gunakanlah badanmu, akalmu, perasaanmu, dan jiwamu
mengarungi "lautan", menerjang ombak, dan badai demi keyakinanMu,

temukan kesaksian, bangun fondasi, dirikan tiang, gapailah kemenangan,

jika kamu masih "merasa kalah", 
maka mungkin tiangmu belum berdiri tegak,
maka mungkin fondasimu masih belum kokoh,
maka mungkin kesaksianmu masih palsu,

jika kamu telah menggapai kemenangan,
maka mulut, tangan dan kakimu digerakkan oleh Ilahi,
maka ucapan, perbuatan dan langkahmu mengikuti perintah Ilahi,
maka seluruh alam semesta akan di "sms" bahwa engkau termasuk yang dicintai dan dirahmati,

Janji Tuhan tidak pernah salah!!!  

Ampuuuuuuuuunnn......................

Astaghfirullaaah robbal barrayya..
Astaghfirullaaah minal khothoyya...

ampuni sahaya Ya Tuhan, 
jika hanya sedikit waktu malamku untukMu, 
masih kurang jika dibandingkan waktu malam para penyanyi di klub dangdut 

ampuni sahaya Ya Tuhan,
jika kemalasanku bangun tengah malam,
masih kalah oleh kerajinan para pedagang sayur tengah malam mencari dagangan di pasar,

ampuni sahaya Ya Tuhan,
jika selama ini ingatku kepada Mu masih sebatas di mulut,
bagaimana nanti saat mulut terkunci tiba,

ampuni sahaya Ya Tuhan,
jika "fanatik"ku kepadaMu,
masih kalah oleh fanatiknya fans-club dari sebuah grup musik,

ampuni sahaya Ya Tuhan,
jika rasa takutku kepadaMu,
masih kalah oleh rasa takutku kepada atasanku,

ampuni sahaya Ya Tuhan,
jika rasa cintaku kepadaMu,
masih kalah oleh rasa cintaku kepada uang dan kemewahan, 

ampuni sahaya Ya Tuhan,
jika dalam shalatku hanya mengingat karir dan kedudukan,
sedangkan "berkarir" di jalanMu sungguh lebih mulia,

Namun Ya Tahun,
haqqul yaqin, kasih sayangMu mendahului murkaMu,
haqqul yaqin, ampunanMu lebih luas jika dibandingkan kesalahan umat semua,
haqqul yaqin, kemurahanMu "membanjiri" semesta tanpa henti,

Mohon Ya Tuhan,
Yang Maha Mencukupi, cukupkan kekurangan ibadahku untuk menggapai ridhaMu
Mohon Ya Tuhan,
Yang Maha Sempurna, sempurnakan kebengkokan ibadahku untuk menggapai rahmatMu
Mohon Ya Tuhan,
Yang Maha Sempurna KebesaranNya, berikanlah kesempatan pada diri ini untuk memperbaiki diriku, keluargaku dan orang-orang disekitarku,

Ya Tuhan Yang Maha Memudahkan Urusan, Ya Tuhan Yang Maha Menyelamatkan, Ya Tuhan Yang Maha Memberi Kecukupan, Ya Tuhan Yang Maha Sempurna KebesaranNya, Ya Tuhan Yang Maha Esa. Amin Ya Allah.
    

AMANAH KEAGUNGAN ILAHI

Berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berusaha untuk menjauhkan diri dari sifat ketakaburan.

Berusaha untuk menjauhkan diri dari sifat khianat kepada sesama umat manusia.

Berusaha harus tolong menolong dengan sesama umat secara tidak pilih bangsa dan agama.

Orang yang telah memiliki Amanah Keagungan Ilahi ini hanya khusus untuk dirinya yang tidak menyangkut diri orang lain.

Orang yang telah memiliki Amanah Keagungan Ilahi sudah tidak dibenarkan lagi untuk meminta-minta kepada benda-benda berwujud atau dengan memakai perantaraan apapun melainkan harus langsung kepada tuhan Yang Maha Esa.

Orang yang telah memiliki Amanah Keagungan Ilahi tidak dibenarkan mengakui dirinya sudah benar dan tidak dibenarkan untuk menyalahkan kepercayaan orang lain.

Orang yang telah memiliki Amanah Keagungan Ilahi harus mempunyai jiwa sopan santun terhadap sesama ummat-Nya.

..........................................................

..............................................

.........................

iman

iman..amin..aman..

sesat..susut..susah..

sesatkah saya Ya Tuhan ?

.....
..
..
..
..
..
..
..
.
.
.

jika sejuta orang di dunia ini bilang bahwa aku sesat ? maka aku menjadi sesat ?????
...
..
.
.
jika ada sertifikat sesat terbit atas namaku..apakah Engkau juga akan menganggap saya ini sesat Ya Tuhan ???

..apakah saya sesat,,jika menyebut nama-Mu hati dan badanku tergetar hingga menetes airmata... .keharuan begitu memasuki jiwa..tidak mampu menahan rasa atas Kebesaran-Mu..

..apakah saya sesat.. jika mengingat kekasih-Mu yang begitu mulia, hati ini seperti teriris - pedih ..karena "berat terasa olehnya penderitaanmu".. penderitaan umatnya..ummati..ummati..ummati.....

..Ya Tuhan ..sungguh...sungguh...sungguh.. Engkau Maha Segala-galanya..sungguh Sempurna Kebesaran-Mu... hanya setitik dari setetes air yang dapat kupahami...

..biarlah orang menganggapku sesat..asalkan rasaku kepada-Mu jangan Engkau cabut..

-cerita dari tengah lautan sambil menikmati ayunan ombak dan indahnya bintang-